Penyakit Hewan

Rabies

Dinaskeswan | Kamis, 04 Agustus 2016 - 01:21:26 WIB | dibaca: 421 pembaca

Penyakit rabies atau dikenal juga dengan penyakit anjing gila merupakan salah satu penyakit zoonosa (penyakit hewan yang dapat menular ke manusia) dan penyakit hewan menular yang akut dari susunan syarat pusat yang dapat menyerang hewan berdarah panas serta manusia yang disebabkan oleh virus rabies.


Penyakit rabies menular pada manusia melalui gigitan hewan penderita atau dapat pula melalui luka karena air liur hewan penderita rabies. Hewan utama sebagai penyebar/penular rabies adalah anjing, oleh karenanya perhatian utama dalam upaya pemberantasan penyakit rabies adalah terhadap hewan tersebut.

PENYEBAB PENYAKIT RABIES
Penyakit rabies disebabkan oleh virus lyssa dari family rhabdo-viride

CARA PENULARAN
Penyakit rabies bisa menular dari hewan ke hewan dan dari hewan ke manusia melalui:

  • Luka gigitan hewan penderita rabies
  • Luka yang terkena air liur penderita rabies

MASA INKUBASI

  • Pada anjing dan kucing: 2 minggu
  • Pada manusia : 2-3 minggu
  • Lama masa inkubasi tergantung pada:
    • Jumlah virus yang masuk melalui luka
    • Dalam atau tidaknya luka
    • Jumlah luka gigitan (tunggal/banyak)
    • Jarak luka dengan susunan syaraf pusat

GEJALA KLINIS

Rabies ganas

  • Tidak menuruti perintah pemiliknya lagi
  • Air liur keluar berlebihan
  • Hewan menjadi ganas, menyerang atau menggigit apa saja yang ditemui
  • Ekornya dilengkungkan ke bawah perut diantara dua paha
  • Kejang-kejang, kemudian lumpuh, mati 4-7 hari – 12 hari

Rabies tenang

  • Bersembunyi ditempat gelap dan sejuk
  • Kejang-kejang singkat, kandang tak terlihat
  • Lumpuh, tidak mampu menelan, mulut terbuka
  • Mati dalam waktu singkat

Rabies tak bersifat

  • Gatal-gatal diseluruh tubuh hewan
  • Hewan mengalami susah buang air besar
  • Jalan kaku
  • Kejang/spasmus
  • Mati tanpa gejala klinis

RABIES PADA MANUSIA

  • Stadium awal
    Sakit kepala, lesu, mual, nafsu makan menurun, gugup dan nyeri tekan pada bekas gigitan
  • Stadium lanjut
    Air liur dan air mata keluar berlebihan, peka terhadap sinar, suara keras, angin kencang, takut pada air, kejang-kejang disusul kelumpuhan, meninggal 4-6 hari setelah gejala muncul

PENEGAHAN

  • Melakukan vaksinasi mata terhadap anjing, kucing, kera
  • Menghindari hewan peliharaan kontak dengan hewan liar

PENGOBATAN

Tidak ada pengobatan yang efektif terhadap hewan

PENANGANAN RABIES

  • Jika ada hewan peliharaan yang digigit oleh anjing diduga rabies, secepatnya mengurung hewan sakit, dan melaporkan kepada petugas peternakan setempat atau ke dinas peternakan kabupaten
  • Jika ada manusia korban gigitan, segera secepatnya dibawa ke puskesmas/rumah sakit terdekat.










Komentar Via Website : 30
Manfaat Lidah Buaya Untuk Mengobati Luka Bakar
10 Oktober 2016 - 08:59:52 WIB
informasi yang sangat bermanfaat, sukses selalu
Pantangan Makanan Penderita Maag
14 Oktober 2016 - 11:10:26 WIB
kunjungi juga artikel kami https://goo.gl/XDKjqj
cara mengatasi perut kembung pada bayi
18 Oktober 2016 - 11:00:01 WIB
informasi yang sangat menarik, sukses terus ^_^ https://goo.gl/YRDRxO | https://goo.gl/6Anx4s | https://goo.gl/5u1uiL
AwalKembali 123 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)